Wednesday, November 18, 2009

Indahnya malam pertama kita

waduh udah berabuk2 blog ini..
sape2 yg singgah2 tgk2 nan ado n3 baru aku mintak mahap bebanyak yek.. kemalasan yg telampau tinggi.. idea nk membelog mmg meluap2 tapi tahap kerajinan amat tipis..ampoon kan lah tuan tanah ini.. (+_+)


wah tajuk n3 kali ni mcm menarik..??
eh mcm kontroversi pon ade kn..buat betenang adik2, kakak2, abg2, makci2 , pakcik2 semua,
sila bace n3 ini sehingga ke garisan akhir yek..

just nk share someting ngn uouls.. renungilah,hayati lah.. moga ia dapat menjadi panduan untuk kita semua, yg baik jadi kn tauladan yg buruk kite jadi kn sempadan..wah dh kuar dh peribahasa2 cik temah ni..hehe..

******************************************************************


Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara
Hari itu...mempelai sangat dimanjakan
Mandipun...harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok Kita....
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan..,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena sangat terkenal bernama Kafan
Wewangian ditaburkan kebaju Kita...
Bagian kepala..,badan. .., dan kaki diikatkan
Tataplah.... tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin....
Berwalikan liang lahat..
Saksi-saksinya nisan-nisan.. yang tlah tiba dulu
Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan

Dan akhirnya.... tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian,
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama yang indah atau meresahkan..
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Sang Malaikat lalu bertanya.
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu....

Coretan ini khusus buat teman teman tersayang yang dapat merasakan dan menyadari bahwa kita ini sedang mengantri untuk merasakan ''malam pertama'' kita. Anehnya terkadang kita tak pernah galau atau ketakutan akan malam itu. Bahkan tak pernah menangis dan berpasrah atas nama ALLAH. Betapa congkaknya. May ALLAH bless us always!!


Tiap hari inilah yang kita lalui....Susah vs. Senang. Dunia semua yang mengasyikkan.. menyita perhatian kita. Sedangkan dunia nyata yang menjemukan lupa kita isi dengan hal hal yang dapat menyinari jiwa yang nantinya akan kita bawa kepada NYA.

Mengapa susah menerima kebenaran? Apakah kerana kosongnya jiwa yang tak dapat terisi oleh kebenaran dan cahaya alam nyata?

Marilah membuat keseimbangan dalam kehidupan kita, sebelum kita menuju ke ''Malam Pertama Kita''


Nota tumit kaki: Mati itu pasti .. =)

1 comment:

sI tEDI said...

sentiasa mengingati mati agar ada kesedaran dalam diri

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails